Akankah rindunya mendera-dera sampai darah menjadi nanah? Membiarkan ia selalu setia menunggu sang kekasih di lautan gurun tandus tanpa ada setitik pun tanda-tanda kehidupan. Yang ada hanyalah bebatuan dan badai gurun yang mengancam ia dan bayi lemah di pangkuannya. Ia tak pernah putus asa, darah itu urung menjadi nanah karena hidupnya penuh optimis, sehingga fatamorgana pun ia anggap sebaga…