Dalam esai-esai dan karya jurnalistiknya di buku ini, Nezar Patria membahas tentang Aceh, hak asasi manusia, demokrasi, dan jurnalisme. Nezar tidak hanya melihat hal-hal tersebut dari narasi besar. Ia menautkannya dengan pengalaman yang ia temui sehari-hari, dari tukang cukur yang mengingatkannya tentang masa kecil, sampai sirop yang legendaris di kampungnya. Ketekunan jurnalistik, pengalaman,…
Ketika konsenstrasi kepemilikan media meningkat, senjakala media cetak hampir tiba, tsunami hoax dan berita palsu muncul, gejala ketidakpercayaan terhadap media arus utama membesar, jurnalisme sedang berada dalam episode-episode menegangkan. Di buku ini, Rusdi membaca situasi tersebut dan mengajukan berbagai refleksi serta kritik untuk dunia media dan jurnalisme yang ia geluti lebih dari 25 tahun.