Perjalanan hidup almarhum P.K. Ojong, satu dari dua pendiri Kompas Gramedia. laki-laki bersahaja, namun berhati mulia yang kegigihanna dalam memperjuangkan idealismenya layak diketahui generasi muda. Bersama Jakob oetama ia bersama-sama merumuskan dan menerapkan kiat-kiat manajemen yang menjadikan kelompok Kompas Gramedia besar seperti sekarang.
Buku ini merupakan catatan kisah dari perjalanan Harian Kompas yang terbit pertama tanggal 28 Juni 1965 dan didirikan oleh Petrus Kanisius Ojong (1920-1980) dan Jakob Oetama, dan tak bisa lepas dari tiga titik balik yang menentukan. Pertama, keputusan Jakob Oetama siap memikul tanggung jawab menandatangani surat permintaan maaf, dini hari 5 Februari 1978. Kedua, keputusan Jakob Oetama memilih p…
buku ini berisi pemerdekaan timor timur
Buku ini menjelaskan dasar informasi mengenai sejarah Indonesia
Buku ini terdiri dari delapan bab yang mendalam dan merangkum seluruh program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang membuat harkat bangsa Indonesia naik di mata negara-negara lain. Selain pembangunan infrastruktur, berbagai vatatan program unggulannya dibahas secara ekstensif, antara lain hilirisasi industri, pembangunan Ibu Kota Negara, perberdayaan manusia terkait bonus demografi, hingga…
Buku ini berisi Sinopsis Derap Persada Nusantara yang membahas perjuangan pahlawan melawan penjajah dan PKI.
Buku ini akan membuat anda dengan cara yang tidak pernah anda pikir sebelumnya. Buku ini sangat cerdas dan penuh wawasan tajam, sulit membayangkan kalau ada orang bisa membaca buku ini sekali saja. sensasi yang menegangkan.
Buku Titik Nol: Makna Sebuah Perjalanan merupakan buku yang ditulis oleh Agustinus Wibowo. Agustinus Wibowo dikenal sebagai seorang penulis sekaligus fotografer perjalanan. Buku Titik Nol pertama kali diterbitkan pada tahun 2013. Buku Titik Nol merupakan sebuah catatan perjalanan panjang penulis sendiri, Agustinus Wibowo, yang juga memuat refleksi dari suatu perjalanan dan kisah sang Ibunda yan…
Pararaton adalah naskah berbahasa Jawa Pertengahan yang berisi riwayat raja-raja Singhasari (Tumapel) dan Majapahit (Wilwatikta) dari sebelum tahun 1222 hingga 1478. Diduga ditulis oleh seorang brahmana yang selamat dari huru-hara di istana Majapahit pada tahun 1478 dan berpindah ke Bali, naskah ini menempati posisi istimewa dalam sejarah Jawa Kuno karena mengisahkan Dinasti Rājasa (keturunan …