Kumpulan cerpen Malam Terakhir berisi sembilan buah cerpen, yang masing-masing berjudul, “Paris”, “Adila”, “Air Suci Sita", “Sehelai Pakaian Hitam”, “Untuk Bapak”, “Keats”, “Ilona”, “Sepasang Mata Menatap Rain”, dan “Malam Terakhir. Menurut H.B. Jassin, buku Malam Terakhir itu banyak memuat idiom dan metafora baru, di samping pandangan falsafi yang baru, karena c…
Mendadak digosipkan berpacaran dengan aktor idola yang sedang populer? Mendadak dicap sebagai aktris picisan tidak tahu diri yang hanya ingin terkenal? Memang merepotkan, tetapi bukan masalah yang terlalu besar. So-ra masih bisa menghadapinya sendiri. Ada satu masalah lain yang lebih membutuhkan perhatian, yaitu masalah menyangkut kemunculan seorang pria dari masa lalu So-ra yang sudah dilupaka…
Saat hukum dan kekuasaan dipegang oleh serigala-serigala buas berbulu domba. Saat seluruh negeri dikangkangi orang-orang jualan sok sederhana tapi sejatinya serakah. Apakah kalian akan tutup mata, tutup mulut, tidak peduli dengan apa yang terjadi? Atau kalian akan mengepalkan tangan ke udara, LAWAN!
Ini adalah kisahnya. Tentang seorang pemilik kekuatan “membaca alam sekitar”. Tentang seorang ibu yang sangat menyayangi anaknya. Rasa sakit. Kehilangan. Pengorbanan. Kebencian. Memaafkan. Tumpah menjadi satu. Juga pertarungan mematikan, tempat-tempat berbahaya, hewan dan tumbuhan legendaris. Kalian mungkin telah tahu kisah ini dari buku-buku sebelumnya, bukan? Tapi itu tidak lengkap. Be…
Petualangan Raib dan Seli di klan Matahari Minor semakin genting. Petualangan ini adalah jawaban. Atas pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab. Juga tentang kehilangan dan menemukan. Tentang memilih dan pengorbanan. Petualangan ini juga adalah persimpangan. Apakah Raib dan Seli akan memilih jalan terbaik? Apakah mereka akan terus menjadi sahabat, atau membenci satu sama lain? Lantas …
Jika kamu melihat seorang nenek di halte berwarna merah, mampirlah. Halte itu akan mempertemukanmu dengan orang terkasih yang sudah tiada. Julian, seorang jurnalis muda, menerima surat-surat tentang si nenek dan halte misterius itu saat hendak mengisi rubrik Kisah Pembaca. Karena penasaran, Julian mulai menyelidiki keberadaan halte tersebut—Halte Alam Baka, begitu dia menamainya. Liputa…
Revolusi selalu dimulai oleh saudara tiri buruk rupa. Entah apa yang mengendap di kepala adik kita, yang tak buruk rupa maupun revolusioner, saat ia melilitkan bom di pinggang dan meledakkan tubuhnya. Di tahun 1991, Hajjah Victoria binti Haji Tjek Sun meramal ketiga cucunya: satu cucu berkelana, satu menjaga, dan satu lagi menjadi pengantin. Ketika salah seorang berkhianat, dara yang tersisa…
Sebelas pemain dikumpulkan dari berbagai tempat. Tanah Papua, Pulau Sumbawa, Sumatera, Bali, Jawa dan berbagai tempat lain. Sebelas pemain dikumpulkan untuk membentuk tim tangguh. Yang bersiap mengalahkan Real Madrid, Manchester United, Barcelona, dan klub-klub besar Eropa dan Amerika Selatan. Inilah kisah tentang sebelas anak-anak berbakat Nusantara. Apa pentingnya sepakbola bagi mereka?…
Aku Isnan. Aku seorang bek. Jika Tuhan tak berkehendak lain, aku akan tetap jadi bek. Insyaallah. Kenapa ingin jadi bek? Aku tak tahu bagaimana menjelaskannya. Apakah setiap keinginan harus dijelaskan? Aku bisa saja mengarangnya, tapi tentu itu bukan jawaban sesungguhnya. Sejujurnya aku memang tak tahu. Tak seorang pun mengajariku alasan yang tepat mengapa aku ingin menjadi bek. Aku beber…
“Kita Pergi Hari Ini” merupakan novel karangan Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Selayaknya novel-novelnya yang terdahulu, pada ceritanya kali ini, penulis juga menggunakan tokoh anak-anak. Pada cerita fantasinya kali ini, penulis menyuguhkan kisah petualangan yang tak biasa antara tiga bersaudara yaitu Mi, Ma, dan Mo bersama tetangga mereka di Kota Suara, Fifi dan Fufu. Novel “Kita P…