Kumpulan surat surat milik Andi Mappetahang Fatwa, Seoranng saksi sejarah babak hitam Orde Baru yang ditangkap karena berbeda pendapat dengan pemerintah dan disangka konseptor Lembaran Putih Petisi 50 untuk kasus Tanjung Priok (1984).
Buku ini mengajak Anda-lewat esai dan cerpen yang sarat dengan kritik dan sindiran tajam, namun pas-untuk merenungkan kembali pelajaran sejarah bengsa ini, merefleksikan apa yang terjadi sebelum dan sesudah peristiwa kelabu 21 Mei 1998, dan mengamil hikmahnya untuk meranang arah reformasi dan transformasi bangsa ini menuju Indonesia Serba Baru.
Pembangunan di masa Orde Baru mulai dilaksanakan dengan program rehabilitasi dan stabilisasi ekonomi yang berlangsung dalam periode 1966-1969. sejak repelita I dimulai, program rehabilitasi ekonomi sebenarnya tetap diteruskan, tetapi tidak lagi banyak dibicarakan.
Mengingat bahwa buku ini ditulis berdasarkan catatan harian beliau dan komentar berbagai surat kabar nasional pada masa itu maka buku ini seolah-olah merupakan rekaman ulang sebuah realitas politik yang amat mencekam saat itu. Meskipun demikian sisi-sisi kelembutan, di tengah-tengah ketegasan sikapnya, seorang anak bangsa yang bernama B.J. Habibie sangat jelas tergambarkan pula di dalam buku ini.