Hari-hari Bersma Ayah adalah momen-momen yang aku tangkap untuk membuatnya selalu hidup dalam memoriku. Sebuah wujud dari rasa yang belum sempat terucap. Bahwa aku menghargai segala usahanya, memaklumi kekurangannya dan mencintai Ayah apa adanya. Aku tidak memiliki banyak dokumentasi dengan Ayah, maka aku rekam kembali dengan cara yang kubisa. Membuat catatan singkat daan mulai menggambarny…
The first year of November 18th has come to a close: on its 368th iteration, Tara Selter has returned to her hotel room in Paris, the place where her time problem began. As if perched at the edge of a precipice, she readies herself to leap into November 19th. Book II of Solvej Balle’s astounding seven-part series On the Calculation of Volume beautifully expands on the speculative premise o…
"Tara Selter, the heroine of On the Calculation of Volume, has involuntarily stepped off the train of time: in her world, November 18th repeats itself endlessly. We meet Tara on her 122nd November 18th: she no longer experiences the changes of days, weeks, months, or seasons. She finds herself in a lonely new reality without being able to explain why: how is it that she wakes every morning into…
Luka di masa lalu dan pengertian sebuah karma sebenarnya selalu mengundang berbagai perdebatan. Afat dan Bies yang tidak mengetahui tentang masa lalu yang terjadi di antara anggota keluarga mereka, seakan membuka luka lama, namun juga menjadi sebuah jalan harapan yang terentang panjang. Kehadiran Kasim ibarat sebuah jembatan untuk jalan panjang itu. Masa lalu membekas benar dalam hati dan pikir…
Daphne always loved the way her fiancé, Peter, told their story. How they met (on a blustery day), fell in love (over an errant hat), and moved back to his lakeside hometown to begin their life together. He really was good at telling it... right up until the moment he realized he was actually in love with his childhood best friend Petra. Which is how Daphne begins her new story: stranded in…
Jajanan Zenitendo tersebar secara misterius ke sembarang orang. Nyonya Beniko sampai turun tangan mencari penyebabnya. Sementara itu Zenitendo harus ditutup. Siapakah dalang kekacauan ini? Jajanan dalam buku ini, di antaranya: Bros Baru, Masker Tampan, dan Jus Pidato.
Di toko jajanan ajaib Zenitendo semua keinginan pembelinya bisa terwujud. Hanya saja, semua perkataan Beniko, pemilik toko, harus selalu dituruti. Jika tidak, nasib buruk akan jadi akibatnya.... Jajanan dalam buku ini, di antaranya: Bakpao Manusia Serigala, Telur Cokelat Goblin, dan Permen Sirup Jagung Pelangi.
Toko jajanan ajaib Zenitendo kembali dibuka. Anehnya, Beniko, si pemilik Zenitendo, sering melakukan kecerobohan sehingga salah merekomendasikan jajanan. Kesehatan Beniko juga menurun. Apakah ada yang ingin mencelakakannya? Jajanan dalam buku ini, di antaranya: Jeli Pesona, Pretzel Rapunzel, dan Kalong Ngemong.
Tarung jajanan terjadi lagi. Yodomi dari Tatarimedo masih ingin mengalahkan Zenitendo. Tata cara lomba: Zenitendo harus menjual jajanan titipan berefek jahat dan aktif menawarkannya bersama jajanannya sendiri. Jajanan mana yang laris? Jajanan dalam buku ini, di antaranya: Cokelat Koki, Pir Ramah Tamah, dan Biskuit Mentega Pemburu.
Aku adalah seekor kucing. Dia adalah seorang pemuda penyuka kucing. “Kau selalu tidur di sini?” Kenapa mau protes? “Manisnya ....” Memang. Banyak yang bilang begitu. “Boleh ku sentuh ?” Maaf saja, tidak boleh. Kukira dia hanya akan jadi satu dari sekian banyak orang yang cuma lewat dalam kehidupanku sebagai kucing liar. Akan tetapi, dia menyelamatkan nyawaku. Sebagai ganti…