Perempuan Bali itu, Luh, perempuan yang tidak terbiasa mengeluarkan keluhan. Hanya dengan cara itu mereka sadar dan tahu bahwa mereka masih hidup, dan harus tetap hidup. Keringat mereka adalah api. Dari keringat itulah asap dapur bisa tetap terjaga. Mereka tidak hanya menyusui anak yang lahir dari tubuh mereka. Mereka pun menyusui laki-laki. Menyusui hidup itu sendiri.
Pada lanskap yang sureal, Margio adalah bocah yang menggiring babi ke dalam perangkap. Namun di sore ketika seharusnya rehat menanti musim perburuan, ia terperosok dalam tragedi pembunuhan paling brutal. Di balik motif-motif yang berhamburan, antara cinta dan pengkhianatan, rasa takut dan berahi, bunga dan darah, ia menyangkal dengan tandas. “Bukan aku yang melakukannya,” ia berkata dan mel…
Tahun 2006 Amba pergi ke Pulau Buru. Ia mencari seorang yang dikasihinya, yang memberinya seorang anak di luar nikah. Laki-laki itu Bhisma, dokter lulusan Leipzig, Jerman Timur, yang hilang karena ditangkap pemerintah Orde Baru dan dibuang ke Pulau Buru. Ketika kamp tahanan politik itu dibubarkan dan para tapol dipulangkan, Bhisma tetap tak kembali. Novel berlatar sejarah ini mengisahkan cinta …
“Kebenaran seperti apapun, tidak mungkin bisa menyembuhkan kepedihan seseorang yang ditinggal mati kekasihnya. Kebenaran seperti apa pun, ketulusan seperti apa pun, kekuatan seperti apa pun, kelembutan seperti apa pun, tidak bisa menyembuhkan kepedihan itu. Kita hanya bisa merasakan kepedihan itu sedalam-dalamnya, dan dari situ kita mempelajari sesuatu dan sesuatu yang kita pelajari itu pun m…
Selama hidup, tentu ada saatnya kita pasti merasa sedih, bahkan untuk hal-hal kecil. Rasa murung menjadi salah satu rupa dalam kehidupan kita. Karena itu, kemurungan merupakan hal yang tidak bisa dihindari dalam hidup dan sebuah proses yang harus kita lewati dan pahami ketika mengalami keputusasaan. Kita mungkin pernah merasakan hal-hal terkadang terasa begitu sulit ketika memasuki masa remaja …
Dengan esai-esai, sekali lagi tentang sastra dan teoogi bukan esai-esai sastra dan teologi), dalam buku ini, amat cukup bagi kita untuk mengatakan bahwa Allah yang melampaui ruang dan waktu, Allah yang maha transenden dan tremendum, yang menjadi asal dan tujuan manusia, bisa pula dilukiskan sebagai Allah yang imanen, yang mempesona, yang hadir seperti seorang kekasih yang tak pernah abai dalam …
Buku Ibuku Perempuan Berwajah Surga ini mengisahkan tentang keteguhan dan ketulusan seorang ibu yang harus menjaga, merawat, dan membesarkan buah hatinya seorang diri tanpa mengeluh. Juga kecerdasan hati untuk tetap mempercayai bahwa Tuhan tak pernah ingkar janji dan kekuatan cinta pada-Nya menjadikan ia seorang wanita tangguh, ibu tanpa keluh, yang layak mendapatkan surga-Nya penuh. Alasan say…