“Apa ini?” Tari menatap lembaran kertas di meja dengan dahi mengernyit. “Kesepakatan pernikahan selama kita menikah,” terang Bian datar. Alis Tari bertaut. “Aku masih belum mengerti.” “Kita menikah karena menuruti kemauan orangtua, bukan cinta. Kamu tidak berencana untuk menikah selamanya, bukan?” Tari tertegun. Tentu saja ia berencana menikah untuk selamanya. Baginy…