Ketika itu saya baru saja menikah, tahun 1995. Berbekal uang Rp 10.000, saya dan keluarga hijrah ke Bandung, naik kendaraan umum sambil menenteng sebuah koper. Dengan bekal itu, saya hidup menumpang di rumah saudara. Itulah masa-masa keterpurukan dalam hidup saya. saya hampir-hampir tidak punya uang untuk makan. Namun saat ini saya mempunyai beberapa perusahaan dengan omset milyaran rupiah setiā¦